Oct 15, 2016

Wisata Pantai Di Pulau Bangka

Selama ini yang saya tahu cuma wisata di Belitung, meskipun saya pun belum pernah ke sana heuehuehue...  (〃 ̄ω ̄〃ゞ. Ternyata saya berkesempatan main ke Pulau Bangka dulu. Aksesnya mudah, pesawat ke Pangkalpinang cukup banyak, Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya, Lion Air, Batik, dan lainnya. Range waktunya pun cukup fleksibel jika menyesuaikan dengan waktu check-in hotel. Harga tiket yang paling mahal Garuda Indonesia, itu saja masih di bawah Rp600.000. Perjalanan udara memakan waktu sekitar 1 jam 15 menit. Di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, tersedia taksi lokal dan Bluebird juga.

Hotel yang terdekat dari bandara ada Novotel dan Shantika, sekitar 5 menit saja dari bandara. Hotel lain yang lebih murah pun banyak. Pangkalpinang ngga macet kok, jadi misalpun menginap di hotel di pusat kota, masih cukup waktu untuk wisata ke pantai yang memang lokasinya cukup jauh.

Lokasi pantai yang bagus terletak di Kecamatan Sungai Liat, sekitar 47km dari bandara. Wah jauh dong. Iya memang tapi karena jalanan ngga banyak yang rusak dan ngga macet, membutuhkan waktu sekitar 1 jam 15 menit. Sama dengan waktu yang ditempuh untuk 14 km di Jakarta (╥_╥)

Saya mengunjungi 5 pantai. Nah, untungnya lokasi pantainya berurutan searah. Patokannya, cari "Pantai Parai Sungai Liat". Begitu ketemu Pantai Parai, akan ada 4 pantai berurutan setelahnya, tinggal ikuti jalan saja.


Pantai Parai Tenggiri
Hanya di Pantai Parai ini yang ada hotelnya, Parai Beach Hotel and Resort. Kalau naik Garuda Indonesia, tunjukin boarding pass nya dan bisa dapat diskon menginap di sini. Pilihan lain selain menginap di pusat kota, bisa juga di Parai Beach Hotel and Resort ini jadi bisa lebih lama dan puas main di sepanjang pantai.

Pantainya bersih, namun ada beberapa lokasi yang ombaknya cukup besar. Bagian ini untuk dilihat saja. Kalau ingin berenang atau sekedar main pasir, ada bagian yang landai dan aman dari ombak. Meskipun pantainya masuk di wilayah hotel, tapi kalaupun nggak menginap di sini, tetep boleh lho main. Kalau laper? Tenang, ada restonya dengan menu yang lumayan lengkap dan harga wajar.
Dari 5 pantai yang saya kunjungi, memang baru Pantai Parai Tenggiri yang ada fasilitasnya, yang lain hanya pantai yang bebas aja dikunjungi dan belum ada fasilitasnya.

Pantai Turun Aban
Pantai ini 800 meter ke utara dari Pantai Parai. Deket banget, naik kendaraan pun cuma 2 menit. Terpampang papan biaya parkir cuma Rp5000, tapi pas saya ke sana lagi ga ada yang jaga. Tidak ada fasilitas apapun di sini, jadi main main bebas aja.


Batu batu besar di pinggir pantai yang pasirnya putih. Ombaknya cukup kencang jadi ngga main air di sini, hanya melihat laut dari atas batu granit besar. Sangat cocok bagi yang suka selfa selfi.


Ini videonya ya



Pantai Teluk Limau
Pantai ini sebenarnya masih lanjutan Pantai Turun Aban, cuman terpisah batu batu granit besar saja. Belum ada fasilitasnya juga, tapi bersih bagian pantainya. Sayangnya, sama seperti Pantai Turun Aban, masih ada aja sampah plastik. Plis dong ya, bawa kantong sampah sendiri. Duh manusia manusia tak bersyukur dikasih pantai indah gratisan gini.

Pantai Tanjung Kelayang
Saya paling suka pantai ini. Zona aman ombaknya lebar dan panjaaaang. Pasirnya halus, putih, bersih. Banyak batu granit besar dengan pemandangan laut biru dan pohon kelapa. Keindahan kayak gini gratis. Belum ada fasilitas di pantai ini, bisa berenang di pantai sepuasnya. Jadinya, hanya pantai ini saja yang saya banyak fotoin (ಥ﹏ಥ)





Ini videonya ya


Pantai Matras
Jujur saya agak lupa dengan yang ini .. maafkan (T▽T) karena hanya mampir sejenak nggak banyak foto pula. Tapi ini masih searah dengan pantai pantai tadi. Sebenarnya masih banyak pantai sepanjang Sungai Liat ini, hanya memang belum dibikin aksesnya saja. Mungkin tahun depan, makin banyak fasilitas wisata.

Share: 

Nyobain OJJU Korean Food di Kota Kasablanka

Sekitar 2 minggu yang lalu pas ngemol di Kota Kasablanka, lewat Food Society. Ini makanan apaan antri banget kayak antrian bensin pas harga mau naik. Jadilah ikutan penasaran dan ikutan antri. Entah dapat nomor berapa lupa, yang jelas antrinya 2 jaaaaaaaammmmmmmm ლಠ益ಠ)ლ .

Tapi jangan khawatir, nomor antriannya bisa dipantau online kok, jadi silakan sambil jalan jalan dulu, kalo udah sekiranya deket nomor antrian, langsung balik karena kalo kelewat, ya harus ulang antri dari awal. Pas ke sana yang kedua kalinya, jam 10 pas baru buka langsung masuk tanpa antrian. Makin siang makin lama antrinya. Oiya nama tempat makannya adalah "OJJU" ⊂◉‿◉つ , lokasi di Lt. Upper Ground, Food Society Kota Kasablanka Mall.



Liat liat menu memang ngga terlalu banyak, yang utama ada 2, Beef Ribs/Chicken Mozarella Cheese dan Budae Jiggae. Ada sih makanan cemilan lainnya. Akhirnya mesen Beef Ribs Mozarella Cheese dan Budae Jiggae. Cuman bedua tapi porsi makannya ngga kira kira (≧▽≦). Minumnya, 1,2 liter Corn Tea, teh cuma ada rasa jagungnya tipis tipis.

Free cemilan namanya Banchan isinya ada macaroni dan kimchi. Saya ngga terlalu suka kimchi tapi ngga baik menyia-nyiakan makanan ya apalagi gratis, sikat aja gan! ヽ(ヅ)ノ



Beef Ribs Mozarella Cheese ini iga bakar dengan saus spicy yang menurut ukuran lidahku sih ngga pedes pedes banget, tapi memang iganya empuk, gampang lepas dari tulangnya, dan bumbunya meresap, ditambah balutan lelehan keju Mozarella yang tebel. Disajikannya live cooking pas lelehin Mozarella aja, kalo Beef Ribs nya sih udah matang. Nanti mbak/mas nya yang masakin, kita mah tinggal makan aja  且_(゚◇゚;)ノ゙


Pilihan lain selain Ribs bisa juga Chicken Wings, cara masak dan bumbunya sama sih. Sesuai selera aja lebih suka yang mana.

Budae Jiggae ini semacam steamboat atau shabu shabu gitu deh. Isinya seafood, mie, jamur, dll. Kuahnya seperti kuah ramen. Seperti shabu shabu di restoran Jepang pada umumnya.


Untuk pelayanan sebenernya cepet, cuman ya karena model masaknya aja bikin lama antrinya. Kalo ngga buru buru laper, okelah nyobain di sini. Untuk harga? Lumayan. Kalo lagi bokek, saya kembali ke selera asal, penyetan ayam. Pricelist bisa dilihat dibawah ini ya. Sesekali sih kalo lagi pengen makan lagi. Sekedar memuaskan rasa penasaran, jangan buat makanan sehari-hari, ingat cicilan gan.







Follow instagram @gembulinperut



Share: 

Resto Mewah Di Kawasan Pecatu Nan Eksotik

Pecatu adalah sebuah desa yang telah menjelma menjadi gugusan resor mewah nan artistik yang banyak dikunjungi wisatawan terutama wisatawan mancanegara. Sehingga tidak sulit mencari penginapan di Pecatu ini. Pecatu merupakan bagian dari Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung yang terkenal dengan Pura Uluwatu dan tari kecaknya.

Magnet Pura Uluwatu dan tari kecak menghipnotis wisatawan terutama yang berasal dari mancanegara. Pura yang berada di atas tebing dengan pantai bersih dan samudera luas di hadapannya dan tarian magis yang dilaksanakan menjelang matahari terbenam merupakan keindahan budaya yang unik dan luar biasa. Tidak heran resor mewah bermunculan di kawasan ini.

Salah satunya adalah The Edge yang berada di Jl. Pura Goa Lempeh, Banjar Dinas Kangin, Pecatu. Resor ini menghadirkan kesan nyaman dalam balutan privasi di atas tebing sehingga tamu dapat menikmati suasana yang tenang untuk relaksasi. Jika ingin informasi lengkap tentang The edge, kami sarankan melalui aplikasi traveloka, karena sedang ada penawaran menarik yang patut anda coba.

Photoright: cantikbalivilas.com

Selain itu, resor ini juga berada tidak jauh dari restoran-restoran mewah jika kamu juga ingin sekaligus berwisata kuliner di kawasan ini. Restoran tersebut adalah:

Sangkar Restaurant
Resto dengan nama unik ini ada dalam satu kawasan hotel yang berada tidak jauh dari The Edge Resort. Dengan desain interior yang khas didominasi dengan kayu, kamu akan melihat sangkar-sangkar tergantung yang dijadikan aksesoris lampu yang berwarna kuning. Warna hitam dan coklat menghiasi restoran ini. Tempat ini menyediakan dua area yaitu bagian dalam yang lapang dan bagian luar dengan view laut di Pecatu yang tenang. Bahkan tersedia juga area untuk berbaring karena resto ini memang dijadikan tempat bersantai bagi pengunjungnya karena dengan keindahan pemandangan di depan mata sayang sekali jika hanya berada sebentar di tempat ini.

Photoright: bali-indonesia.com

Karena berada di dalam kompleks hotel dan resor, maka menu makanan dan minuman di sini termasuk lengkap dan lezat. Namun, sesuai dengan daya tariknya berupa alam yang indah dan desain bangunan yang artistik maka harga menu pun mengikuti standar hotel dan resor mewah pada umumnya.

Jiwa Juice Bar 
Jiwa Juice Bar menjadi tempat perhentian kamu selanjutnya untuk menikmati kuliner di Pecatu. Tempat ini menjadi tempat makan ideal buat kamu yang ingin menikmati makanan lezat dengan suasana yang nyaman. Makanan yang disediakan tersedia dalam bentuk menu Asia, Indonesia dan western yang sudah dikenal dan disukai oleh pengunjung. 

Jika kamu menginap di The Edge atau di area Pecatu, maka tempat ini menjadi rekomendasi buat kamu yang ingin menikmati makanan di luar hotel. Selain makanan lezat yang diakui oleh bahkan sekelas koki yang berkunjung ke sini, kamu juga akan mendapatkan pelayanan ramah dan menyenangkan dari para pelayan. 

 Jaringan wifi dan pemandangan alam yang indah menjadi satu kesatuan dalam foto-foto selfi cantik yang bisa kamu abadikan di sini. Dan tentu saja dengan harga yang masuk akal akan membuatmu berpikir untuk kembali menyambangi tempat ini jika sedang berada di Pecatu. 

The Cashew Tree 
Resto ini tepat sekali bagi kamu yang vegetarian atau menyukai makanan dari sayuran dan buah-buahan segar. Dengan tempat yang dikelilingi hutan, tidak jauh dari pantai dan merupakan resto milik keluarga menjadikan resto ini lebih terkesan hangat dan nyaman. 

Alang-alang yang dijadikan sebagai atap bangunan menguatkan kesan tradisional Indonesia dengan paduan bambu dan kayu. Selain resto, tempat ini juga menyediakan bar yang juga menyediakan jus, kopi, dan kelapa muda yang segar. Juga kelas yoga untuk umum. Sedangkan di hari Kamis malam kamu bisa menyaksikan pertunjukan musik live dari band tetap resto ini. 

Photoright: zomato.com

Kenyamanan ini juga ditunjukkan dengan tempat duduk yang tersedia. Kamu dapat memilih duduk di kursi-kursi seperti umumnya ruang makan dengan open kitchen, atau di bale-bale khas Indonesia di mana kamu duduk di lantai yang telah dialasi bantal dengan motif batik dan meja pendek sebagai tempat hidangan. Setiap hari tersedia salad segar, sandwich, cemilan maupun makanan penutup yang bisa kamu pilih.
Share: 

Mar 10, 2016

Cara Membuat Paspor Elektronik e-Paspor

Belum ada rencana ke luar negeri tapi untuk berjaga-jaga saja, jadi saya mengurus paspor. Sebelumnya saya bertanya-tanya, bagaimana cara mengurus paspor sih? Saya mencari informasi browsing web Imigrasi dan blog blogger lain yang sudah pernah mengurus paspor. Sangat sangat membantu.

Saya membuat paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur, karena lokasi paling dekat dengan rumah. Lokasi Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur, bisa dijangkau dengan kendaraan umum Angkot 31/32/27 atau Metromini 506/54 atau bus Transjakarta jurusan Kampung Melayu-Pulogebang. Kendaraan pribadi juga bisa tapi parkir untuk mobil tidak terlalu luas, kalau motor cukup luas. Patokannya setelah Lapas Cipinang arah Stasiun Jatinegara. Selain berdasarkan lokasi, bisa juga memilih kantor imigrasi dengan statistik antrian yang paling sedikit. Informasi mengenai antrian kantor imigrasi bisa diakses di infoantrianpaspor.imigrasi.go.id


Apa saja yang perlu diketahui dan dipersiapkan sebelum mengurus paspor?

PERSYARATAN DOKUMEN

KTP
KTP difotokopi bagian depan dan belakang posisi atas bawah di kertas A4 dan jangan dipotong. 
Jika KTP luar Jakarta, persiapkan Surat Rekomendasi dari kantor atau jika belum bekerja Surat Keterangan Domisili biasanya dari RT RW atau Kelurahan. Karena KTP dan kerja saya di Jakarta, jadi tidak perlu. Cuman berhubung saya orangnya lebih baik perencanaan daripada kebingungan, jadi saya siapkan juga. Akhirnya ngga dipakai juga hehe.

Kartu Keluarga
Ketika di antrian, ada petugas yang menginformasikan bahwa nomor KK harus sama dengan KTP, dalam hal kode wilayah. Jadi jika di KTP 4 digit awal kode wilayah Jakarta yaitu 3175, maka nomor KTP pun harus sama. Saya sempat kebingungan, karena nomor KK beda dengan NIK sampai saya mencari informasi di website Kementrian Dalam Negeri, jika nomor KK dan KTP berbeda. Dalam peraturan disebutkan bahwa NIK KTP elektronik berlaku nasional dan unik. Jadi ketika saya mutasi KTP Jakarta bertepatan dengan rekam KTP elektronik sehingga NIK saya tidak berubah.  Teman saya yang mutasi sebelum KTP elektronik, NIK berubah dari kode wilayah asal menjadi wilayah Jakarta. Tidak masalah. Ikuti saja prosesnya. Semestinya memang 4 digit awal NIK itu merupakan kode wilayah tempat lahir jadi kan statis tidak berubah sesuai domisili.

Akta Kelahiran/Ijazah/Surat Nikah
Dokumen ini, untuk menunjukkan nama dan nama orang tua. Sebenarnya bisa dipilih salah dua saja. Tapi saya serahkan saja semuanya.

Ingat!! Semua dokumen di fotokopi di kertas ukuran A4. Persiapkan juga materai 6000 untuk surat pernyataan. Memang di Kantor Imigrasi Jakarta Timur ada tempat fotokopi, tapi daripada antri dan nomor antrian terlewat, persiapkan semua dari rumah. Dan semua dokumen ASLI, harus dibawa untuk pengecekan.

BIAYA

Untuk paspor biasa 48 H biayanya Rp355.000 dan paspor elektronik Rp655.000. Bedanya? Paspor elektronik ada chip yang bisa langsung discan.

PROSES

Antrian dibagi menjadi 3, online, walk-in, dan prioritas. Online untuk yang mendaftar online, walk in untuk yang datang langsung baru isi formulir, dan prioritas untuk orang tua anak atau sakit. Jadi akan ada 3 jalur dan tempat duduk terpisah sesuai pilihan.  Jadi usahakan berangkat pagi untuk duduk menunggu antrian. Nomor antrian dibagikan jam 07.30 dan ditutup jam 10.00. Jadi bukan berdasarkan kuota. Misalkan anda masih belum mendapat nomor antrian tapi ternyata sudah jam 10.00, maka anda dipersilakan datang keesokan harinya.Catatan, beda kantor imigrasi bisa jadi beda mekanisme nomor antrian. Dari yang saya baca ada yang berdasarkan kuota. Saya hanya menulis sesuai pengalaman saya.

Di sana ada satpam yang membagikan formulir dan surat pernyataan. Segeralah mencari tempat duduk menunggu antrian dan langsung mengisi formulir dan surat pernyataan.
Berhubung saya orangnya tidak suka dadakan, karena rute berangkat kerja melewati Kantor Imigrasi Jakarta Timur jadi saya mengambil formulir terlebih dahulu dan diisi di rumah. Jadi pas hari H tinggal antri saja. Oiya saya mendaftar walk-in karena paspor elektronik belum bisa online.
Jam 07.30 nomor antrian mulai dibagikan. Saya datang jam 06.15 dan dapat antrian no.37. Selesai jam 10.30.

Di Lt. 1 akan diperiksa kelengkapan berkas dan aslinya. Sebutkan akan mengurus paspor apa, paspor biasa atau elektronik. Setelah mendapat nomor antrian di Lt.1, kemudian ke Lt.2 untuk antri wawancara dan foto. Saat ini imigrasi sistemnya OSS (One Stop Service) yang artinya semua dilakukan di satu meja jadi tidak bolak balik seperti dulu. Wawancara hanya ditanya konfirmasi data saja, dan selanjutnya foto. Setelah foto, akan diberikan tanda bukti permohonan dan billing yang harus dibayar dalam 7 hari kerja. Sistem akan terhubung dengan tagihan bank 2 jam setelah entry, jadi untuk amannya bayar saja keesokan harinya. Untuk paspor biasa, akan selesai dalam 7 hari kerja sedangkan paspor elektronik 14 hari kerja.

PENGAMBILAN
Untuk pengambilan paspor cukup bawa bukti pembayaran. Bisa bukti berupa slip ATM tapi saya lebih memilih bayar via teller bank BNI untuk menghindari terselip kalau memakai slip ATM. Pengambilan paspor bisa diwakilkan, bagi anggota keluarga dapat diambil dengan membawa dokumen KK. Sedangkan jika diwakilkan orang lain harus dengan surat kuasa.

Hal-hal sepele yang bisa jadi tidak sepele jika dalam rangka pengurusan paspor yang biasanya terjadi
  • Tidak bawa pulpen sendiri. Ingat ya, antrian sangat menentukan kapan selesai, jadi jangan sampai terlewati hanya karena kelamaan isi formulir
  • Tidak bawa materai. Bisa sih beli di koperasi, tapi antri lagi lho. Materai wajib untuk surat pernyataan
  • KTP dipotong. Ingat! Semua dokumen fotokopi ukuran A4 karena nantinya akan discan ulang oleh petugas.
  • KK tidak ditandatangani Kepala Keluarga. Karena biasanya setelah dapat langsung disimpan bahkan ada yang langsung dilaminating


Ternyata hanya butuh setengah hari untuk mengurus paspor sendiri.

Semoga bermanfaat.
Share: